2015-05-03

Keluarga Nuh Membangun Bahtera

Preacher:
Passage: Kejadian 6 :13-16

Nuh adalah generasi ke-10 dari Adam (dari keturunan Set). Ayahnya adalah Lamekh dan ketika ia berumur 182 tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN." Kehidupan manusia telah rusak (corrupt) pada zaman Nuh,dan karena itu Tuhan hendak menghukum bumi, tetapi keluarga Nuh yang saleh membangun bahtera,memasukinya dan diselamatkan.

Keluarga Nuh yang saleh

Di zaman Nuh manusia sudah sangat bertambah banyak, dan terjadilah perkawinan campur (keturunan Set yang takut akan Allah) dengan keturunan Kain yang mulai menghalalkan poligami dan berbuat kejahatan yang diawali dari Lamekh (keturunan ketujuh Adam dari Kain) yang mengambil dua isteri yaitu: Ada dan Zila (Kejadian 4:19).

Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hendak menghukum bumi, tetapiNuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Ternyata Metusalah (kakeknya Nuh) yang mencapai usia tertinggi di bumi (969 tahun) masih hidup ketika Nuh mendapat pesan Tuhan, jadi sebelum dunia dihukum dengan air bah, Metusalah masih hidup.

Dari mana kita tahu? Nama adalah cerminan pribadi dari pemiliknya. Nama Metusalah juga berarti: "sesudah dia mati" pehukuman (air bah) datang. Pada usia 300 tahun,ayah Metusalah yaitu Henokh telah diangkat hidup-hidup oleh Allah. Sedangkan anaknya yaitu Lamekh, lebih dahulu meninggal (hanya mencapai usia 777 tahun – Kejadian 5:31).

Nama Metusalah juga berarti anak panah yang dapat dengan tepat menuju sasaran.Dalam Ibrani 9:27 disebutkan, "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" Karena itu hanya 8 orang dari keluarga Nuh yang diselamatkan yaitu Nabi Nuh dan istrinya,ketiga anaknya: Sem, Ham dan Yafet berserta ketiga menantunya (1 Petrus 3:20).

Sebaliknya, Lamekh keturunan ke-7 Adam dari Kain yang melakukan poligami dengan Ada dan Zila yang kemudian melahirkan Yabal (pemelihara ternak), Yubal (pemain kecapi dansuling / uning-uningan ), Tubal-Kain (tukang tembaga dan besi) serta seorang perempuan yang bernama Naama (Kejadian 4:19-22). Dan di akhir dari hidupnya, Lamekh menemui kebinasaan.

Nuh membangun bahtera

Diperkirakan waktu yang dibutuhkan Nuh dankeluarganya untuk membangun bahtera dengan ukuran yang besar itu sekitar 80-90 tahun.Hal ini karena di zaman itu peralatan pertukangan mungkin masih sederhana, belum secanggih zaman sekarang.

Secara rinci Allah memberitahu Nuh tentang bahtera yang akan dibuat itu: "Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam. Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya. Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas". (Kejadian 6:14-16)

Apa maknanya secara rohani bagi kita?

Kayu gofir adalah kayu yang mempunyai daya tahan yang kuat terhadap air, tidak gampang busuk. Demikian juga kehidupan kita harus tahan menghadapi segala pencobaan, kesulitan, rintangan yang ada di dunia ini, tidak larut dengan kejahatan dunia yang membinasakan.

Nuh memasuki bahtera

Allah tidak hanya diperintahkan Tuhan untuk membuat bahtera, tetapi juga sebagai kepala keluarga (suami), harus ebih dahulu masuk, baru kemudian disusul seisi rumah (Kejadian 7:1). Seringkali terjadi justru yang sebaliknya, kaum ibu yang mengajak suami untuk beribadah. Namun Tuhan ingin suami menjadi imam dalam rumahtangga dan mengajak seisi rumah beribadah. Bahtera yang dimasuki kelurga Nuh yang berjumlah 8 orang itu telah ditentukan ukurannya. Apa maknanya bagi kita?

Panjang : 300 hasta
Berbicara dari hal hidup yang dijalani dengan kesetiaan terhadap Tuhan, keluarga dan pekerjaan.

Lebar : 50 hasta
Angka 50 berbicara dari hal "power" dari Roh Kudus yang sanggup membuat kita melebarkan Injil kepada orang lain.

Tinggi: 30 hasta
Hidup kita juga perlu "penyerahan" diri, menengadah ke atas, kepada Yang Maha Kuasa. Yesus dibaptis dan memulai pelayanan pada usia 30 tahun (Lukas 3:21-23). Para imam pada Perjanjian Lama baru bisa melayani pada usia 30 tahun (Bilangan 4:3).

Topics: