Dari Yerusalem ke Yerikho (1)

2015-08-30

Bible Text: Lukas 10:30-34 |

Series:

Yerusalem adalah pusat ibadah bagi bangsa Israel, kota ini sekitar 765 meter di atas permukaan laut. Sebaliknya Yerikho adalah kota pusat bisnis yang terletak sekitar 403 meter di bawah permukaan laut. Pengaruh atau pesona Yerikho yaitu keharuman dunia dapat membuat anak Tuhan meninggalkan Sion, Yerusalem, suatu kumpulan yang meriah dan penuh sukacita bersama Tuhan.

Yerusalem dalam sejarah

Pada masa Israel memasuki tanah Kanaan, Yerusalem dikuasai bangsa Sem pribumi, rumpun Yebus (bangsa Kanaan) dengan rajanya Adoni-Zedek, tetapi dikalahkan oleh Yosua namun tidak memasuki Yerusalem.
Kemudian suku Yehuda dan Benyamin menguasainya dan Daud menjadikan Yerusalem sebagai kota pemerintahan. Sejak itu nama Yerusalem juga dikenal dengan sebutan Sion atau sering juga disebut kota Daud.
Daud membuat kota ini menjadi kubu pertahanan dan menempatkan tabut Tuhan dalam tenda di Yerusalem. Mengapa Yerusalem begitu penting, bahkan menjadi puncak sukacita bangsa Israel dalam beribadah? Ternyata sejarah, khususnya Perjanjian Lama mencatat banyak peristiwa yang terjadi di kota ini, antara lain:

1. Ishak dikorbankan
Yerusalem dikelilingi oleh gunung-gunung besar seperti gunung Moria, bukit Zaitun, gunung Sion, dll. Sekitar 1872 SM, Ishak dikorbankan di bukit Moria (Kejadian 22 :2), di tempat Bait Suci yang sekarang. Saat itulah Allah memperkenalkan dirinya secara khusus kepada Abraham sebagai “Jehovah Jireh” yang artinya “Allah yang menyediakan”.

2. Daud mengalahkan Yebus
Daud menjadi raja,memerintah Yehuda di Hebron selama 7 tahun dan berikutnya memerintah di Yerusalem selama 33 tahun atas seluruh Israel dan Yehuda. Daud bersama pasukannya pergi ke Yerusalem danmengalahkan orang Yebus (suku bangsa Kanaan ) dan merebut kubu pertahanan Yerusalem dan menamainya Sion, kota Daud ( 2 Samuel 5 : 6-7 ).

3. Tabut Allah dibawa Daud ke Yerusalem

Bagi bangsa Israel, tabut Allah adalah simbol keberadaan Allah. Tabut ini pernah tinggal di rumah Abinadab, dan dijaga anaknya, Eleazar dan selama 20 tahun bangsa Israel mengeluh kepada Tuhan. Juga pernah dibawa Daud ke rumah Obed-Edom, orang Gat, dan selama tiga bulan tabut Allah di rumah Obed, TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. Kemudian dari rumah Obed-Edom, tabut itu dikembalikan ke Yerusalem, kota Daud ( 1 Tawarikh 15 : 1-29 ).

4. Daud mendirikan mezbah di Yerusalem
Daud pernah melakukan kesalahan besar dengan berbangga pada pasukan perangnya yang besar. Bayangkan, pada masa itu pasukannya 1.300.000 orang yang terdiri dari 800.000 tentara Israel dan 500.000 tentara Yehuda ( 2 Samuel 24 : 29 ). Dalam pandangan Tuhan perbuatan itu sangat bodoh. Lewat nabi Gad, Tuhan menghadapkan 3 pilihan hukuman kepada Daud. Dan akhirnya Tuhan memberi hukuman yang paling ringan, Israel diserang penyakit sampar selama 3 hari. Dan sebagai tanda ucapan syukur, Daud mendirikan mezbah di sana dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan kepada Tuhan (2 Samuel 24 : 24 – 25)

5. Salomo membangun Bait Suci di Yerusalem

Daud tidak diperkenan membangun Bait Suci karena terlalu banyak menumpahkan darah dalam peperangan dan Salomo yang diperkenan Tuhan. Salomo kemudian mendirikan rumah Tuhan di Yerusalem, di gunung Moria (2 Tawarikh 3 : 1). Selama 7 tahun Bait Suci itu bangun itu dibangun (1 Raja-raja 6 : 38 ), dan Tuhan memilih Yerusalem sebagai tempat kediaman nama-Nya (2 Tawarikh 6 : 6).

6.Yerusalem dibinasakan
Karena dosa bangsa Yehuda dan raja Zedekia yang mengolok-olok utusan Tuhan serta mengejek nabi-nabi-Nya, Yerusalem diruntuhkan ( sekitar 606 SM). Bait Suci dibakar dan tembok Yerusalem diruntuhkan ( 2 Tawarikh 36 : 18 – 19 ).

7. Yerusalem dibangun kembali
Setelah genap 70 tahun masa pembuangan di Babel, bangsa Israel dipulangkan dari penawanan dan membangun kembali kota Yerusam dan Bait Suci (2 Tawarikh 36 : 22 – 23).

8. Yerusalem memusingkan bangsa sekelilingnya
Nabi Zakharia telah menubuatkan bahwa Yerusalem menjadi pusat perhatian dunia, karena membuat bangsa-bangsa di sekelilingnya pusing. Kota ini menjadi rebutan dan perhatian banyak bangsa ( Zakharia 12 : 2 – 6 )

9. Yerusalem akan dikalahkan
Yerusalem sekarang ini pun suatu waktu akan dikalahkan dan dimusnahkan. Tuhan akan berperang melawan bangsa-bangsa dan kemudian Ia datang di Bukit Zaitun dan itulah Maranatha, Yesus datang kembali (Zakharia 14 : 2 – 4).
Yerusalem yang sekarang juga akan binasa. Yerusalem yang sejati adalah Bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dengan beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah (Ibrani 12 : 22).